Sebelum Kau dan Aku Mati

Ditulis oleh Mamad Culun Senin, 18 Januari 2010 06:31

Teman, saat sore bertabur senja mega merah jambu terlukis indah menakjubkan hati mengiringi hilangnya cahaya sang mentari yang sebentar lagi tertutup kelamnya langit malam yang kuramalkan tak ada satupun bintang yang ingin bersolek meramaikannya. Hidup ini memang membingungkan. Banyak pertanyaan yang bergumul memenuhi pikirankui dan membuat terasa sesak didalamnya hingga rasa sesak itu menjalar kedadaku, hingga hampir-hampir membusukkan hati ini, karna rasa sesak ini menusuk-nusuk dan menyayat hati ini. Tak heran banyak sekali orang yang kebingungan merasakan kehidupan ini. bahkan ada yang tak mampu tuk menjalaninya.

 

Senandung Untuk Langitku

Ditulis oleh Amini Jumat, 18 Desember 2009 01:46

Mendung di ujung pagi
Semesta yang jenuh, seperti berkehendak memuntahkan gundahnya

 

Sebelum Cahaya

Ditulis oleh Amini Jumat, 18 Desember 2009 01:44

Menempuh perjalanan yang sepi
Sendiri, menuju pagi
Cinta yang menguatkan hati
Cinta yang menangguhkan janji
Cinta itu masih terlelap menuai mimpi
Atau cinta yang lain dan telah beranjak pergi
Di atas sana

 

Jujur Itu Dosa 2

Ditulis oleh Suprapto Sabtu, 21 November 2009 23:44

Dalam kepenatan yang tersisa ini, aku coba menulis lagi, walau berjuta harapan telah sirna terkubur beribu keinginan yang tak pernah sampai, apalah yang bisa diharapkan dari orang-orang bodoh macam aku yang hanya bisa berkhayal dan berkhayal tentang masa depan yang tiada pasti ini.

 

Jujur Itu Dosa 1

Ditulis oleh Suprapto Sabtu, 21 November 2009 23:38

Dan ketika kusadari, malampun beranjak meninggalkan kepenatan hidup yang tak pernah terelakkan, lalu mimpi-mimpi itu datang lagi menjemput kesendirian yang tak pernah diharap, lalu bayanganmu melintas menari ,tersenyum menertawakan aku dalam indahnya malam yang tak pernah kumiliki, apa musti kukatakan bila semua telah terlewatkan.

 

Melatiku

Ditulis oleh Amini Sabtu, 21 November 2009 23:26

Bukannya cintamu lusuh, kau tanggalkan, sirami hangat mendiang masa lalumu di Pelaihari, padam dan hilang mudamu muram.

 

Buat Bapak Presidenku

Ditulis oleh Suprapto Sabtu, 21 November 2009 23:19

Yth : Bapak Presidenku
Bapak masih sibukkah kepenatan konfrensi, ditengah hiruk pikuk konfrontasi dari sebuah supremasi yang takpasti-pasti (hukum).

 

Bapak Bangsat

Ditulis oleh Amini Jumat, 26 Juni 2009 22:26

Lelahku sudah kalah. Sedihku merana pergi. Dan mataku hanya membendung binar indah, tak ingat lagi cara menangis.

 

Etalase Malam Ibukota

Ditulis oleh Amini Kamis, 25 Juni 2009 21:17

Didih rindu, darah kaku untuk malam yang akan gemerlap di gedung tua bermahkota.

 

Diam Sejenak

Ditulis oleh Vivin Ardiyani ( STIS Jakarta ) Minggu, 07 Juni 2009 00:14

Lagu yang terkenang untuk seorang vivin *saat ini, mungkin*... Sendiri Menyepi-nya EdCoustic... Ini ni alamat dari 4shared untuk Anda mendownloadnya.. bagus kog.

 

Halaman 1 dari 2

«MulaiSebelumnya12BerikutnyaAkhir»

Copyleft © 2008 - 2010 Info Kota Cepu. Some Right Reserved. Reproduction in whole or in part without permission is prohibited.

Developed by omipit with Joomla!, and use AfterBurner template.

This work is license under Creative Commons 3.0

Creative Common