Anjingku Berkata "ANJING" Kepadamu

Artikel ini ditulis karena banyak sekali selebaran - selebaran lowongan kerja yang data - datanya tidak valid, khususnya di Kota Cepu. Kalian pasti pernah melihat, selebaran lowongan kerja yang ditempel di dinding dan dicetak seperti "Undangan Kenduri". Bahkan ada yang lebih parah lagi, lowongan kerja tersebut ada yang disebar lewat email dan lewat pesan di Facebook.

Kalo memang itu bener - bener lowongan kerja yang valid, paling tidak harus disertai data selengkap-lengkapnya. Jangan cuma memakai pembukaan dengan kata-kata yang berbau "Inggris" agar kita menganggap perusahaan itu keren, sudah mendunia dan bahkan terbesar di dunia. Ada juga info lowongan kerja yang janjinya terlalu muluk-muluk tetapi kenyataannya berbeda. "Kaspo" (basi banget) yang kayak gitu.

Mungkin ada beberapa orang yang berkata : "Ya nggak apa - apa dong, alangkah baiknya di coba dulu". Saya cuma bisa tersenyum sambil “mengelus dada” jika mendengarnya, karena hal itu sama saja dengan "Ulo Marani Gepuk". Alangkah lebih baik jika kita MEMERIKSA terlebih dahulu sebelum melamar.

Sedikit tips dari saya untuk memeriksa lowongan kerja yang valid :

Konfirmasikan ke perusahaan yang bersangkutan, tanyakan kepada mereka apakah sedang membuka lowongan atau tidak.

Cek data - data perusahaan di departemen perindustrian di daerah dimana perusahaan itu berdomisili, hal ini dilakukan agar kalian tahu bahwa perusahaan itu bener - bener ada (tidak fiktif) dan resmi telah didirikan serta terdaftar.

Sering - seringlah datang ke Dinas Tenaga Kerja di setiap kabupaten untuk mengupdate info lowongan kerja yang resmi.

Untuk yang sudah terlanjur mendaftar dan diterima, mintalah perjanjian hitam di atas putih kepada mereka. Jika saja mereka mengingkari janji, laporkan kepada pihak yang berwajib, ato kalo perlu laporkan juga ke media massa agar perusahaan itu di ekspose ke khalayak ramai.

Walaupun  status kita masih pengangguran, kita harus tetap brpikir kritis, bahkan untuk mencari kerja sekalipun.

Secara pribadi aku juga pernah menjadi korban. Aku marah. Aku sudah susah dan bosan menjadi pengangguran, lalu kenapa kamu malah menambah kesusahanku dengan memberi info lowongan yang tidak valid.

Akhirnya, anjingku berkata "ANJING" untuk orang yang suka memanfaatkan kesusahan orang lain.

Copyleft © 2008 - 2010 Info Kota Cepu. Some Right Reserved. Reproduction in whole or in part without permission is prohibited.

Developed by omipit with Joomla!, and use AfterBurner template.

This work is license under Creative Commons 3.0

Creative Common